POLHUKAM.ID - Bursa calon wakil presiden untuk Prabowo Subianto pada 2029 mulai memanas, dengan nama Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), muncul sebagai pesaing kuat bagi Gibran Rakabuming Raka.
Dengan latar belakang militer yang cerdas, wawasan geopolitik luas, dan gelar doktor, AHY dinilai memiliki modal politik formal yang signifikan.
Namun, dari sudut pandang loyalis Jokowi, semua keunggulan akademis tersebut dinilai tidak cukup untuk menandingi Gibran.
Aktivis Jokowi Lovers, Mulahati Simarmata, menepis keras potensi AHY.
Menurutnya, AHY belum berhasil merebut hati rakyat Indonesia seperti yang dilakukan Gibran. “Secara hati, rakyat tidak mencintai AHY seperti mencintai Gibran,” tegasnya.
Mulahati bahkan memberikan peringatan keras dan menyarankan AHY untuk berpikir ulang sebelum mengambil langkah politik yang berisiko.
“AHY itu harus mikir dulu tujuh kali lagi, Bang, daripada konyol,” ujarnya.
Artikel Terkait
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!
Misteri Bau Busuk di Masjid Pangandaran Terungkap: Pemuda Tewas Tersengat Listrik Saat Mabuk?
Panglima TNI Copot Kabais? Ternyata Ini Kaitannya dengan Kasus Penyiksaan Aktivis Kontras