Ini aneh, istilah dua periode adalah strategi licik Jokowi untuk menjebak Prabowo.
Jika Prabowo masih menganggap penting dukungan Jokowi daripada dukungan rakyat, maka yang akan terjadi adalah :
Pertama, Prabowo merasa aman dengan dukungan Jokowi dua periode.
Padahal ini hanya akal bulus Jokowi agar Gibran tidak dimakzulkan.
Kedua, Jokowi terus berhitung kalau Prabowo bakal berhenti di tengah jalan, mengingat usia dan sering sakit-sakitan.
Dan jika Prabowo berhenti otomatis Gibran naik jadi Presiden.
Maka dukungan Jokowi terhadap pasangan Prabowo-Gibran sebenarnya ingin menobatkan Gibran jadi Presiden.
Jokowi sangat berkepentingan agar Gibran tetap jadi Wapres bahkan Presiden, tujuannya hanya untuk menyelamatkan dosa-dosa politik Jokowi yang teramat banyak terhadap bangsa dan negara yang sudah layak dihukum mati.
Sampai saat ini Jokowi masih mengendalikan semua lembaga hukum mulai dari kepolisian, KPK, MA, Kejaksaan, Pengadilan, bahkan MK.
Demi melepaskan diri dari jerat hukum, Jokowi tega menghancurkan Indonesia sampai jadi bubur sekalipun.
Jika rakyat terus berdiam diri membiarkan Jokowi tetap berkuasa dan Gibran juga tidak segera dilengserkan, mustahil Indonesia bisa bangkit.
Hanya ada satu jalan melepaskan belenggu keruwetan Indonesia: TANGKAP DAN ADILI JOKOWI, DAN SEGERA MAKZULKAN GIBRAN sebelum semuanya berantakan, maka saat itu jalan keluar sudah sangat sulit, yaitu kalau Gibran benat-benar menjadi Presiden. ***
Artikel Terkait
Demo DJP Sumut: Buruh Bongkar Skandal Perusahaan Fiktif & Dugaan Intimidasi Whistleblower Berani Tolak Suap Rp25 M
Brigpol Arya Gugur Ditembak Saat Cegah Curanmor! Rekaman CCTV Ungkap Detik-Detik Mencekam
Jakmania Wajib Baca! Alumni MBFA Bongkar Fakta di Balik Nasib Persija yang Kian Terpinggirkan
Viral! Akun X Jepang Salah Sangka, Rumah Jokowi Dikira Rumah Angker Buat Uji Nyali