MBG bertujuan meningkatkan status gizi peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita dengan menyediakan makanan bergizi sesuai standar Angka Kecukupan Gizi (AKG) harian.
Meski berniat baik, program ini akhir-akhir ini mendapat sorotan akibat kasus keracunan di sejumlah daerah. Di tengah kontroversi, viral sebuah video wali murid yang menolak program MBG di SDIT Al Izzah Serang, Banten.
Keberatan Wali Murid soal MBG dan Proses Persetujuan
Dalam video yang tersebar di media sosial, wali murid menyampaikan keberatan karena MBG dijalankan tanpa persetujuan yayasan terlebih dahulu. Surat angket persetujuan justru baru diterima setelah menu MBG dibagikan.
"Angket itu disebar sebelum program dilaksanakan, bukan setelah berjalan," ujar wali murid, dikutip dari video viral.
"Setelah berjalan kita diminta menyetujui, kayak mulut udah dijejelin, ayo telen, telen kamu."
Wali murid menekankan, sebagian besar orang tua siswa SDIT Al Izzah berada di golongan menengah ke atas, bahkan memiliki sopir pribadi untuk antar anak ke sekolah.
Artikel Terkait
Tragis! Korban Gugur TNI di Lebanon Bertambah Jadi 3 Orang, Ini Update Terbaru
Stadion Indomilk Arena Hancur! Begini Kondisi Puting Beliung Porak-Porandakan Markas Persita
Kisah Nikhil Chandwani: Membangun Kuil Hindu Pertama di Bangladesh yang Bikin Heboh
Jasad di Freezer Kios Ayam Bekasi Terbongkar: Pelaku Ternyata Rekan Kerja yang Pura-pura Mudik