Kluivert juga mengklaim telah bekerja keras mempersatukan pemain dari dalam dan luar negeri. "Kami bekerja tanpa lelah untuk mempersatukan para pemain dari dalam dan luar negeri menjadi satu keluarga, didukung oleh staf saya yang selalu berdiri dengan satu hati dan satu suara," bebernya.
Di akhir pernyataan, ia berterima kasih atas dukungan tak henti dari para suporter. “Suara kalian berarti. Dukungan kalian menguatkan kami. Kepercayaan kalian menggerakkan kami,” tutupnya.
Namun, tidak ada satu pun kalimat yang secara eksplisit meminta maaf atas kegagalan Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini, ditambah dengan kolom komentar yang dinonaktifkan, memicu berbagai reaksi negatif dari warganet yang merasa tidak diberi ruang menyuarakan kekecewaan.
Sumber: suara.com
Artikel Terkait
TNI-Polri Gempur Markas KKB di Nabire, Sita 561 Amunisi & Uang Miliaran: Ini Buktinya
Operasi Epic Fury: 200 Pesawat & 30 Bom Dikerahkan Hanya untuk Satu Target Ini
Dari Ajudan ke Wapres: Rahasia Karir Try Sutrisno yang Ditahan Soeharto
Proyek Ruang Perjamuan Trump Dibatalkan? Fakta Kesenjangan Hukum yang Bikin Geram!