Pembinaan Tetap Berjalan di Dalam Sel
Meski berada dalam sel isolasi Nusakambangan, program pembinaan bagi Ammar Zoni tidak akan berhenti. Kegiatan keagamaan dan pengembangan kepribadian akan tetap dilaksanakan, namun dengan metode yang disesuaikan. "Kegiatan keagamaan dilakukan di ruang mereka masing-masing. Setiap hari mereka diberikan waktu sekitar satu jam untuk keluar sel, misalnya untuk berolahraga ringan," ujar Rika.
Pemantauan Berkala dan Penilaian Setiap 6 Bulan
Selama di dalam sel, Ammar Zoni akan mendapat pendampingan dari konsultan pembinaan yang memantau kondisi serta perilakunya secara berkala. Nasibnya selanjutnya akan ditentukan melalui proses asesmen yang dilakukan setiap enam bulan sekali. Hasil asesmen ini akan menentukan apakah level pengamanannya bisa diturunkan atau tidak.
"Kalau hasil asesmen menunjukkan perubahan perilaku yang baik, maka bisa dilakukan penurunan level pengamanan. Namun, bila belum menunjukkan perubahan, mereka tetap ditempatkan di sel super maksimum,” tegas Rika. Ia menekankan bahwa penempatan di sel isolasi ini adalah bagian dari strategi pembinaan terukur, bukan semata-mata untuk hukuman.
Sumber artikel asli: https://www.suara.com/news/2025/10/16/135031/detik-detik-ammar-zoni-masuk-sel-isolasi-nusakambangan-satu-napi-satu-sel-begini-nasibnya-kini
Artikel Terkait
Ressa Gugat Denada Rp 7 Miliar: Pintu Hanya Dibuka 15 Cm Saat Ingin Temui Ibunya
Kiai Eko Nuryanto Kaitkan Bencana Aceh dengan Separatisme, Ini Reaksi Warganet yang Mencengangkan!
Teuku Ryan Diduga Jadi Ayah Ressa? Fakta Mengejutkan Kasus Denada yang Bikin Heboh!
Roy Suryo Pakai Hermès ke Polda, Tapi Fokusnya Masih Satu: Ijazah Jokowi yang Belum Utuh Ditunjukkan