Sahroni juga menyayangkan tindakan penjarahan tersebut. Ia berpendapat bahwa aksi itu terjadi karena adanya framing politik di ruang publik yang tidak dipahami dengan benar oleh para pelaku.
"Sayang bapak ibu, konteks politik di dalam ruang publik ini di-frame orang yang gak ngerti kondisinya," tambahnya.
Mengenai alasannya baru muncul dan memberikan pernyataan sekarang, Sahroni mengaku bahwa sebelumnya dirinya merasa dibenci dan dicari-cari oleh banyak orang.
"Kenapa saya baru hadir lagi hari ini? Semua orang membenci saya, semua orang mencari saya," kata Sahroni menutup pernyataannya.
Artikel Terkait
Defisit APBN Maret 2026 Tembus Rp240 Triliun! Ini Penyebab Utama Kenaikan 130%
Ahmad Dhani Bongkar Bukti ABC Perselingkuhan Maia Estianty dengan Bos TV: Saya yang Ceraikan Dia!
Prajurit TNI AL Baru Dilantik Tewas di Kapal Perang, Keluarga Temukan Luka Lebam dan Darah di Selangkangan
Rupiah Anjlok ke Rp17.420! Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah, Apa yang Terjadi?