KPK Beberkan Modus Korupsi Proyek Kereta Cepat Whoosh: Mark Up Lahan hingga Jual-Beli Tanah Negara, Begini Caranya!

- Selasa, 11 November 2025 | 10:00 WIB
KPK Beberkan Modus Korupsi Proyek Kereta Cepat Whoosh: Mark Up Lahan hingga Jual-Beli Tanah Negara, Begini Caranya!

Asep Guntur menegaskan bahwa investigasi ini tidak akan mengganggu kegiatan operasional dan pelayanan Kereta Cepat Whoosh. Fokus KPK murni pada penelusuran dugaan korupsi di proses pengadaan lahan. "Namun jika benar ada pihak yang membuat negara membayar lebih mahal, maka uang itu harus dikembalikan agar negara tidak dirugikan," tuturnya.

Fokus pada Proses Hukum dan Pengadaan

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, sebelumnya menegaskan bahwa penyelidikan berfokus pada dugaan korupsi dalam proses pengadaan, bukan pada kebijakan proyek. "KPK fokus di proses hukumnya, khususnya terkait pengadaannya. Kami sedang berupaya menemukan dugaan peristiwa pidananya, dan saat ini masih dalam tahap penyelidikan," ucap Budi.

Dukungan untuk Pemerintahan dan Pengawasan Dana Publik

Budi menyatakan penyelidikan ini justru bentuk dukungan terhadap program pemerintahan, dengan memastikan tidak ada penyalahgunaan dana publik dalam proyek strategis nasional. "Kami menyadari korupsi dapat menggerus efektivitas pembangunan. Setiap rupiah yang digelontorkan pemerintah harus benar-benar digunakan sesuai tujuan," ujarnya.

Tim penyelidik KPK disebut telah meminta keterangan dari sejumlah pihak terkait. Namun, mengingat masih dalam tahap penyelidikan, detail proses dan nama-nama yang dimintai keterangan belum dapat diungkap ke publik.

Halaman:

Komentar