Aksi itu digelar buntut protes atas penghinaan yang dilakukan politisi India Nupur Sharma, 37, terhadap Nabi Muhammad.
Perwakilan FPI dan PA 212 yang didilegasi Aziz Yanuar, Korlap Aksi Uztas Fery Kustanto, dan Awid Mahsyuri sempat masuk ke Gedung Kedubes India.Namun, ketiganya hanya berada di dalam gedung sekitar lima menit.
Ketua Bidang Advokasi DPP FPI Aziz Yanuar mengatakan pihaknya tidak bertemu secara langsung dengan Dubes India, karena pengelola gedung mengaku kantor sudah ditutup.
"Karena menurut mereka gedung sudah tutup, karena hari ini sudah libur," kata Aziz di lokasi.Lulusan hukum Universitas Pancasila itu menilai pihak Dubes India takut dengan mereka.
"Kami tetap berpikiran baik bahwa ini adalah bentuk ketakutan. Kenapa? orang kalau takut seperti ini. Takut kenapa? Salah. Mereka menyadari bahwa pihak India melakukan kesalahan dengan melakukan penghinaan terhadap Rasulullah melalui orang pengurus partai," kata Aziz.
Aziz mengancam pihaknya akan melakukan aksi lanjutan apabila tak mendapat respons positif dari apa yang telah disampaikannya.
Artikel Terkait
Pertemuan Rahasia di Solo: Pengamat Bongkar Alasan Sebenarnya Wasekjen Demokrat Temui Jokowi
Rieke Diah Pitaloka Bongkar Data BPJS: Benarkah Separuh Rakyat Indonesia Miskin?
Wali Kota Bekasi Nyaris Kena Golok Saat Tertibkan PKL: Ini Kronologi Lengkap dan Responsnya!
PAN Usung Prabowo-Zulhas Dua Periode: Akankah Koalisi Gemuk Prabowo Pecah?