Evaluasi 6 Bulan Pemerintahan: Dinamika Kebijakan dan Isu Suksesi
Publik Indonesia saat ini tengah aktif membantu Presiden Prabowo Subianto dalam mengantisipasi berbagai tantangan, termasuk isu yang mereka sebut sebagai "cacat konstitusi" terkait dinamika politik nasional.
Isu utang BUMN menjadi salah satu sorotan. Menteri Keuangan sebelumnya menyatakan adanya penolakan keras dari publik terhadap pembayaran utang BUMN oleh negara. Penolakan ini didasari oleh track record yang menunjukkan berbagai keanehan dalam pengelolaan keuangan BUMN.
Di sisi lain, pengeluaran untuk proyek strategis seperti Kereta Cepat Whoosh yang mengusung prinsip efisiensi untuk kepentingan rakyat, menuntut pertanggungjawaban dan akuntabilitas yang transparan.
Namun, pernyataan Menkeu tersebut kemudian direspons berbeda oleh Presiden. Dengan body language yang mencuri perhatian, Presiden membela proyek Whoosh dengan dalih untuk mencegah kemacetan, sebuah pernyataan yang memantik beragam interpretasi di kalangan pengamat.
Artikel Terkait
American Dream Hancur? Ini 5 Ambang Gugur yang Diam-diam Menghancurkan Hidup Warga AS
Jenazah Pelatih Valencia FC Ditemukan di Labuan Bajo, Bagaimana Nasib 2 Korban Lainnya?
Ironi Hegemoni AS: Mengapa Intervensi di Venezuela Hanya Ulangi Sejarah Kelam Amerika Latin?
Roy Suryo Dicekal Polisi: Prematur atau Upaya Membungkus Kritik Soal Ijazah Jokowi?