Gus Yahya Diberi Ultimatum Mundur: Rahasia Keuangan dan Koneksi Internasional yang Mengguncang PBNU

- Senin, 24 November 2025 | 13:50 WIB
Gus Yahya Diberi Ultimatum Mundur: Rahasia Keuangan dan Koneksi Internasional yang Mengguncang PBNU

Konflik Internal PBNU: Ultimatum Mundur Gus Yahya dari Rais Aam

Oleh: Erizal

Suasana internal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sedang memanas. Untuk pertama kalinya, Ketua Rais Aam, KH Miftachul Akhyar, memberikan ultimatum kepada Ketua Tanfidziyah, KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), untuk mengundurkan diri dalam waktu tiga hari. Keputusan singkat dan tegas ini mengindikasikan adanya masalah sangat serius dan mendasar yang dianggap tak termaafkan, kecuali dengan pengunduran diri.

Penyebab Ultimatum: Melampaui Konflik Biasa

Hubungan antara Rais Aam dan Ketua Tanfidziyah biasanya berjalan harmonis. Namun, kali ini berbeda. Ultimatum ini muncul padahal masa jabatan Gus Yahya belum genap satu periode, sementara biasanya ketua Tanfidziyah dapat menjabat dua periode. Permintaan mundur ini pun ditolak oleh Gus Yahya, mempertanyakan stabilitas internal PBNU ke depan.

Latar belakang ultimatum ini diduga kuat bukan sekadar konflik politik internal NU yang biasa terjadi. Dua isu utama yang mencuat adalah:

  1. Masalah Tata Kelola Keuangan PBNU yang diduga bermasalah.
  2. Hubungan dengan Jaringan Internasional, khususnya yang dikaitkan dengan Zionis Israel.

Analisis Isu Hubungan Internasional dan Keuangan

Halaman:

Komentar