Ketegangan memuncak dengan adanya pernyataan yang menganggap barang bukti sabu yang diamankan hanyalah tawas. Tuduhan ini dianggap melecehkan institusi Kodim 0912/KBR. Polres juga disebut meragukan asal barang bukti, yang dianggap seolah-olah berasal dari anggota Kodim sendiri.
Pelimpahan Kasus ke BNNP Kaltim sebagai Solusi
Meski sempat memanas, Polres Kubar akhirnya memastikan kelanjutan perkara. Wakapolres Kubar, Kompol Subari, menyatakan bahwa keenam terduga pelaku telah diserahkan ke Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Timur.
Pelimpahan ini dilakukan untuk menjalani proses asesmen dan rehabilitasi, mengingat hasil tes urine yang positif. Dengan demikian, proses hukum kini berada di bawah kewenangan khusus BNNP Kaltim.
Dampak dan Harapan ke Depan
Insiden walk out ini menyoroti dinamika kerja sama TNI-Polri dalam penegakan hukum, khususnya pemberantasan narkoba di Kutai Barat. Publik kini menunggu hasil asesmen dan tindak lanjut dari BNNP Kaltim.
Langkah pelimpahan kasus diharapkan dapat meredam ketegangan dan memastikan objektivitas hukum. Masyarakat berharap sinergi antar-aparat dapat diperkuat kembali untuk efektivitas pemberantasan narkoba di wilayah tersebut.
Artikel Terkait
Viral! Pesta Miras dan Dugem di Halaman Puskesmas, Dinkes Buka Suara Soal Fakta Mengejutkan Ini
Atalia Praratya Buka Suara: Ini Alasan Isu Lisa Mariana & Aura Kasih Tak Masuk Gugatan Cerai Ridwan Kamil
Partai Demokrat Buka Suara: Roy Suryo Bukan Kader, SBY Dituding Dalang Ijazah Jokowi?
Insanul Fahmi Buka Bukti Nikah Siri dengan Inara Rusli di Podcast Richard Lee, Ini Isinya!