Indonesia Terpilih sebagai Presiden Dewan HAM PBB 2026, Usung Tema "Presidency for All"
POLHUKAM.ID – Indonesia secara resmi terpilih menjadi Presiden Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (Human Rights Council/HRC) untuk periode tahun 2026. Wakil Tetap RI untuk PBB di Jenewa, Duta Besar Sidharto Reza Suryodipuro, ditunjuk sebagai Presiden ke-20 lembaga global tersebut.
Komitmen Indonesia pada Multilateralisme dan HAM Universal
Dalam pertemuan organisasi Dewan HAM PBB yang disiarkan langsung melalui UN Web TV, Kamis (8/1/2026), Sidharto menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan. Ia menegaskan komitmen kuat Indonesia terhadap multilateralisme dan perlindungan hak asasi manusia yang universal.
"Indonesia telah menjadi pendukung kuat Dewan HAM sejak awal pembentukannya. Kami secara konsisten berupaya bertindak konstruktif dan menjadi jembatan di tengah perbedaan pandangan," ujar Sidharto.
Dasar Konstitusional dan Dukungan Presiden Prabowo
Keputusan Indonesia untuk maju sebagai Presiden berakar pada mandat konstitusional UUD 1945, yang sejalan dengan tujuan Piagam PBB. Mandat ini dipertegas oleh pernyataan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam Sidang Umum PBB ke-80, yang menyerukan tatanan multilateral yang inklusif.
Artikel Terkait
Yaqut Cholil Qoumas Tersangka Korupsi Haji: Kekayaan Naik Rp1 Miliar, Ini Rincian dan Kronologi Lengkapnya
Pemuda Muhammadiyah Buka Suara: Kami Bukan Pelapor Pandji Pragiwaksono!
KPK Tetapkan Yaqut Cholil Qoumas Tersangka, Ini Modus Korupsi Kuota Haji yang Bikin Heboh
Roy Suryo Balas! 7 Pendukung Jokowi Dilaporkan ke Polda, Ini Tudingan Ijazah Palsu yang Bikin Heboh