Alasan Utama Kekhawatiran GP Ansor
Ketua GP Ansor Jepara saat itu, H. Syamsul Anwar, menjelaskan bahwa sikap tersebut bukan untuk mengancam UAS. Kekhawatiran utama mereka adalah:
- Adanya potensi acara tersebut ditunggangi oleh atribut-atribut yang terafiliasi dengan organisasi terlarang Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).
- Beredarnya atribut mirip bendera HTI di Jepara menjelang acara.
- Kekhawatiran akan terjadinya konsolidasi eks-HTI dalam pengajian tersebut.
Sebagai bentuk komitmen, Ansor meminta kepolisian memastikan Bendera Merah Putih dikibarkan dan lagu Indonesia Raya dinyanyikan dalam acara tersebut. Ribuan anggota Banser juga menggelar apel kebangsaan dan doa bersama di Lapangan Desa Ngabul, Jepara.
Akhir Cerita: Pembatalan dan Bantahan
Pada akhirnya, UAS membatalkan jadwal ceramahnya di Pondok Pesantren Al-Husna Mayong, Jepara. Pihak UAS menyatakan pembatalan akibat intimidasi, klaim yang kemudian dibantah oleh pihak GP Ansor Jepara. Unggahan terbaru UAS ini mengingatkan publik pada dinamika tersebut, di tengah sorotan hukum yang kini dihadapi oleh mantan panglima tertinggi organisasi tersebut.
Artikel Terkait
Pembina Pramuka Cikarang Diduga Perkosa Siswi Berulang Kali, Modusnya Mengejutkan!
Geger! Pria di Gowa Diduga Rudapaksa Mertua Sendiri, Ditangkap Usai Bersembunyi di Plafon
Ko Erwin Diburu Bareskrim: Inikah Bandar Narkoba yang Biayai Mantan Kapolres Bima?
Motif Cinta Ditolak, Pelaku Bacok Mahasiswi UIN Suska Riau Terancam 12 Tahun Penjara!