Alasan Utama Kekhawatiran GP Ansor
Ketua GP Ansor Jepara saat itu, H. Syamsul Anwar, menjelaskan bahwa sikap tersebut bukan untuk mengancam UAS. Kekhawatiran utama mereka adalah:
- Adanya potensi acara tersebut ditunggangi oleh atribut-atribut yang terafiliasi dengan organisasi terlarang Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).
- Beredarnya atribut mirip bendera HTI di Jepara menjelang acara.
- Kekhawatiran akan terjadinya konsolidasi eks-HTI dalam pengajian tersebut.
Sebagai bentuk komitmen, Ansor meminta kepolisian memastikan Bendera Merah Putih dikibarkan dan lagu Indonesia Raya dinyanyikan dalam acara tersebut. Ribuan anggota Banser juga menggelar apel kebangsaan dan doa bersama di Lapangan Desa Ngabul, Jepara.
Akhir Cerita: Pembatalan dan Bantahan
Pada akhirnya, UAS membatalkan jadwal ceramahnya di Pondok Pesantren Al-Husna Mayong, Jepara. Pihak UAS menyatakan pembatalan akibat intimidasi, klaim yang kemudian dibantah oleh pihak GP Ansor Jepara. Unggahan terbaru UAS ini mengingatkan publik pada dinamika tersebut, di tengah sorotan hukum yang kini dihadapi oleh mantan panglima tertinggi organisasi tersebut.
Artikel Terkait
Polisi Tabrak 4 Motor di Asahan, Panik dan Kabur Dikejar Massa: Ini Kronologi Lengkapnya!
Ressa Rizky Rossano vs Denada: Fakta Mengejutkan Klaim Anak Kandung & Tuntutan Miliaran Rupiah
Eggi Sudjana dan Pengkhianatan Politik: Limbah Peradaban yang Selalu Berulang
Viral! Petugas Kemenhub Dituding Pungli Rp150 Ribu ke Mobil Bantuan Aceh, Ternyata Ini Faktanya