Pandangan Noe Letto tentang Makna Pancasila sebagai Gotong Royong
Noe mengutip pendapat Proklamator Bung Karno bahwa inti sari Pancasila adalah gotong royong. Namun, ia menilai pemahaman ini sering disempitkan hanya pada aktivitas fisik seperti kerja bakti.
Lebih lanjut, ia mengkritik bahwa dari ribuan aplikasi yang dibuat pemerintah, hampir tidak ada yang mengadaptasi semangat gotong royong ke dalam dunia digital. "Artinya ini orang pada ga paham sama Pancasila, atau ga ngerti sama Pancasila," sambungnya.
Pancasila sebagai Dasar Negara yang Perlu Diperbarui Pemahamannya
Noe Letto menegaskan bahwa Pancasila sebagai dasar negara kerap tidak mendapatkan perhatian dan pembaruan pemahaman yang memadai. Ia menekankan pentingnya pemerintah dan seluruh elemen bangsa secara konsisten mengulas dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam segala aspek, termasuk di era digital.
"Kan itu Pancasila sebagai dasar negara, dan itu tidak diperhatikan, tidak diupdate bersama," pungkasnya.
Artikel Terkait
Dokter Tifa Bongkar Diskriminasi Polda Metro Jaya: Mengapa Hanya 3 dari 8 Tersangka Kasus Ijazah Jokowi yang Diperiksa?
Gibran Main Tangan di Wamena: Curang atau Cuma Bercanda? Ini Reaksi Netizen yang Bikin Heboh
Bangkai Pesawat ATR 42 Hancur di Gunung Bulusaraung: 10 Korban Dievakuasi dari Medan Karst Ekstrem
SP3 Eggi Sudjana & Damai Dibongkar: Bukti Nyata Hukum Dikendalikan Politik Solo?