Pandangan Noe Letto tentang Makna Pancasila sebagai Gotong Royong
Noe mengutip pendapat Proklamator Bung Karno bahwa inti sari Pancasila adalah gotong royong. Namun, ia menilai pemahaman ini sering disempitkan hanya pada aktivitas fisik seperti kerja bakti.
Lebih lanjut, ia mengkritik bahwa dari ribuan aplikasi yang dibuat pemerintah, hampir tidak ada yang mengadaptasi semangat gotong royong ke dalam dunia digital. "Artinya ini orang pada ga paham sama Pancasila, atau ga ngerti sama Pancasila," sambungnya.
Pancasila sebagai Dasar Negara yang Perlu Diperbarui Pemahamannya
Noe Letto menegaskan bahwa Pancasila sebagai dasar negara kerap tidak mendapatkan perhatian dan pembaruan pemahaman yang memadai. Ia menekankan pentingnya pemerintah dan seluruh elemen bangsa secara konsisten mengulas dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam segala aspek, termasuk di era digital.
"Kan itu Pancasila sebagai dasar negara, dan itu tidak diperhatikan, tidak diupdate bersama," pungkasnya.
Artikel Terkait
Viral di TikTok! Siapa Sebenarnya KH Moch Saiful Luthfi, Kiyai Toronton Pengasuh Pesantren Yatim Dhuafa?
Remaja Tewas Tertembak Polisi di Makassar: Ada Lebam di Pipi, Polisi Jadi Tersangka!
Pengakuan Mengejutkan PSK NTB: Eks Kapolres Bima Kota Dituduh Paksa Threesome & Kekerasan!
Viral! Oknum TNI Aniaya Driver Online di Serpong, Senjata yang Ditodongkan Bikin Melongo