Pernyataan Pihak Sekolah
Informasi ini diperoleh tim UPTD PPA saat bertemu dengan kepala sekolah dan guru pada Selasa (3/2/2026). Pihak sekolah menegaskan bahwa penyampaian informasi mengenai cicilan biaya sekolah dilakukan secara umum kepada semua siswa, tanpa tekanan atau maksud mengintimidasi.
"Sekolah hanya menyampaikan informasi kepada anak-anak untuk diteruskan kepada orang tua. Tidak ada intimidasi, tidak ada ancaman dikeluarkan dari sekolah," kata Veronika menirukan pernyataan sekolah.
Penyampaian informasi tersebut dilakukan setelah jam pelajaran usai dan murni bersifat administratif.
Penelusuran Faktor Lain dan Peringatan
Tim UPTD PPA DPMDP3A Ngada menyatakan bahwa investigasi masih berlanjut untuk menelusuri faktor sosial dan keluarga lain yang mungkin berkontribusi pada peristiwa tragis ini. Tujuannya adalah untuk memastikan penanganan yang komprehensif dan upaya pencegahan di masa depan.
Peringatan: Artikel ini memuat informasi tentang tindakan bunuh diri. Jika Anda atau orang terdekat mengalami tekanan mental, stres berat, atau pikiran putus asa, segera hubungi layanan kesehatan jiwa atau profesional terdekat. Anda tidak sendirian, bantuan selalu tersedia.
Artikel Terkait
Misteri Bau Busuk di Masjid Pangandaran Terungkap: Pemuda Tewas Tersengat Listrik Saat Mabuk?
Panglima TNI Copot Kabais? Ternyata Ini Kaitannya dengan Kasus Penyiksaan Aktivis Kontras
Prabowo Gebrak Meja: Kabais TNI Diganti, 4 Anggotanya Tersangka Kasus Terorisme ke Aktivis
PHK Massal PPPK Mengancam Daerah: Efek Domino Kebijakan Prabowo yang Bikin Resah