"Itu semua dimulainya oleh PDIP. 2024, 2025, 2026 muncul lagi. Dan ketika itulah Pak Listyo Sigit memberi respons: 'saya daripada disuruh-suruh, saya tuh ditawari jadi menteri kepolisian,' kata dia. 'Saya daripada jadi menteri kepolisian saya milih jadi petani,' dia bilang waktu itu begitu," papar Ade.
Penolakan Tegas Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara resmi telah menyatakan penolakannya terhadap ide penempatan Polri di bawah kementerian. Pernyataan ini disampaikan Sigit usai mendapatkan tawaran untuk menduduki posisi menteri kepolisian.
Pengakuan ini disampaikan usai menghadiri rapat kerja bersama Komisi III DPR RI di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Senin (26/1/2026).
"Ada beberapa orang yang menyampaikan ke saya lewat WA, mau ndak Pak Kapolri jadi menteri kepolisian. Dalam hal ini saya tegaskan di hadapan bapak ibu sekalian, dan seluruh jajaran bahwa saya menolak polisi di bawah kementerian," tegas Sigit.
"Dan kalaupun saya yang jadi menteri kepolisian, saya lebih baik menjadi petani saja," tambahnya.
Kapolri menilai bahwa meletakkan Polri di bawah kementerian justru akan melemahkan institusi Polri, negara, dan presiden.
Artikel Terkait
Duel Maut Khalid bin Walid vs Hormuz: Rahasia Kemenangan Pedang Allah yang Mengejutkan di Pertempuran Rantai
Oknum Ustaz di Karawang Dihajar Massa, Ini Kronologi Lengkap yang Bikin Geram!
Guru MTs Depok Tertangkap Basah di Pamulang, Diduga Tularkan HIV Lewat Cara Mengerikan Ini!
Gibran Liburan di Bali, JK Berdialog Perdamaian: Siapa yang Lebih Dibutuhkan Publik Saat Ini?