“Kita tidak bisa menduga-duga. Kalau jalurnya penentuan benar-benar melalui mekanisme demokrasi, tetap harus dihargai,” terangnya.
Walaupun sudah memiliki nama capres, Faisal mengungkapkan, NasDem tetap membutuhkan dukungan dari partai lain untuk memenuhi presidential threshold 20 persen. Hal tersebut bisa membuat nama yang bakal dibawa NasDem akan mengalami perubahan.
“Yang jelas, tiga tokoh tersebut sudah menjadi jagoan Nasdem. Dan Nasdem kan tidak bisa maju sendiri. NasDem harus berkoalisi dengan partai lain. Ketika terjadi koalisi bisa saja, terjadi cocok ulang. Sebab politik itu bersifat dinamis,” tutupnya.
Sumber: rm.id
Artikel Terkait
Demo DJP Sumut: Buruh Bongkar Skandal Perusahaan Fiktif & Dugaan Intimidasi Whistleblower Berani Tolak Suap Rp25 M
Brigpol Arya Gugur Ditembak Saat Cegah Curanmor! Rekaman CCTV Ungkap Detik-Detik Mencekam
Jakmania Wajib Baca! Alumni MBFA Bongkar Fakta di Balik Nasib Persija yang Kian Terpinggirkan
Viral! Akun X Jepang Salah Sangka, Rumah Jokowi Dikira Rumah Angker Buat Uji Nyali