APBN 2026 Langsung Defisit Rp54,6 Triliun di Bulan Pertama: Bahaya atau Wajar?

- Senin, 23 Februari 2026 | 12:25 WIB
APBN 2026 Langsung Defisit Rp54,6 Triliun di Bulan Pertama: Bahaya atau Wajar?

APBN Awal 2026 Defisit Rp54,6 Triliun, Ini Rincian dari Menkeu

Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia mencatat defisit sebesar Rp54,6 triliun pada akhir Januari 2026. Angka ini setara dengan 0,21 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Defisit tersebut mengalami pelebaran jika dibandingkan dengan posisi defisit di awal tahun 2025 yang sebesar Rp23 triliun.

Rincian Belanja dan Pendapatan Negara

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merinci bahwa realisasi belanja negara di awal tahun telah mencapai Rp227,3 triliun. Capaian ini setara dengan 25,7 persen dari outlook APBN tahun 2026 dan menunjukkan kenaikan dari realisasi periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp180,8 triliun.

Di sisi lain, pendapatan negara hingga 31 Januari 2026 tercatat sebesar Rp172,7 triliun. Jumlah ini baru mencapai 9,5 persen dari target yang ditetapkan dalam APBN 2026, meskipun telah naik dari realisasi tahun lalu di periode sama sebesar Rp157,8 triliun.

Halaman:

Komentar