- Skenario Minimal: Dengan asumsi 62 juta porsi terbuang, negara berpotensi rugi sekitar Rp622 miliar per pekan.
- Skenario Maksimal: Dengan asumsi penolakan lebih tinggi karena ketidaksesuaian menu dan gizi, potensi kerugian membengkak hingga Rp1,27 triliun setiap minggu.
Isnawati memberikan gambaran konkret, "Dalam skenario maksimal per bulan, dana yang terbuang itu bisa digunakan untuk membiayai BPJS Kesehatan bagi 31,6 juta orang."
Rekomendasi CELIOS untuk Perbaikan Program MBG
Menyikapi temuan ini, CELIOS memberikan tiga rekomendasi utama kepada pemerintah:
- Moratorium Sementara: Menghentikan sementara program untuk evaluasi mendalam.
- Reformasi Total Desain Pelaksanaan: Merombak sistem penyaluran, pemilihan menu, dan standar gizi sesuai ekspektasi dan kebutuhan siswa.
- Audit Transparan: Melakukan audit secara terbuka untuk memastikan akuntabilitas anggaran.
Isnawati menegaskan, langkah-langkah tersebut penting untuk memastikan anggaran publik tidak terbuang sia-sia dan program MBG benar-benar efektif dalam meningkatkan gizi anak sekolah tanpa menciptakan inefisiensi yang membebani keuangan negara dalam jangka panjang.
Artikel Terkait
Ketua BEM UGM Difitnah LGBT: Ini Dalang di Balik Serangan Usai Kritik Makan Bergizi Gratis
LPDP Dievaluasi! Benarkah Hanya Orang Kaya yang Bisa Dapat Beasiswa Ini?
Kereta Cepat Whoosh Baru Balik Modal 100 Tahun Lagi? Ini Analisis Mengejutkan Indef
Revisi UU Penyiaran: Ancaman Tersembunyi yang Bisa Hancurkan Ekonomi Digital Indonesia?