Hendri Satrio Kritik Rencana Impor 105 Ribu Pick-up India: Esemka Bisa Bangkit Lagi
POLHUKAM.ID – Analis komunikasi politik Hendri Satrio (Hensa) menyoroti tajam rencana impor sekitar 100 ribu unit kendaraan pick-up dari India untuk mendukung operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Hensa mempertanyakan alasan di balik impor dalam skala masif tersebut. Terlebih, industri otomotif nasional dinilai masih dalam kondisi lesu pasca pandemi Covid-19.
Menurutnya, Indonesia sebenarnya memiliki kapasitas untuk memproduksi kendaraan serupa. Kebijakan impor ini justru berpotensi merugikan dan membebani industri dalam negeri yang sedang menghadapi tantangan berat.
"Kenapa musti impor segitu banyak? Harusnya rencana ini dibatalkan karena membahayakan industri dalam negeri. Mestinya kita bikin sendiri saja pick-up itu, kita industri dalam negeri kan lagi megap-megap juga ini," tegas Hensa dalam keterangannya, Selasa 24 Februari 2026.
Artikel Terkait
Virgoun & Lindi Fitriyana Resmi Nikah 26.02.2026: Lokasi dan Maskawin Masih Misteri!
Anggota Brimob Minta Maaf di Sidang Etik: Saya Lalai Akibatkan Pelajar Tual Tewas
Boyamin Saiman Bongkar Fakta: Bukti Tanda Tangan Jokowi Soal Revisi UU KPK yang Bikin Heboh
ICW Bongkar Skema SPPG Polri: Yayasan Bhayangkari, Konflik Kepentingan, dan Potensi Dana Triliunan!