Hensa juga menyoroti potensi kebangkitan merek lokal seperti Esemka jika pesanan kendaraan dari pemerintah dialihkan ke produksi dalam negeri.
"Kalau memang ada pesanan dari pemerintah, bayangkan Esemka bisa tiba-tiba muncul lagi tuh. Pasti Esemka tidak ingin ketinggalan," katanya.
Founder Lembaga Survey Kedai Kopi ini menegaskan bahwa ia akan sangat bangga jika industri dalam negeri yang memasok pick-up tersebut. Pesanan besar hingga 100 ribu unit, menurutnya, bisa mendorong perkembangan pesat sektor otomotif nasional.
Bahkan, ia meyakini merek mobil yang masih misterius pun bisa terlibat dalam produksi jika diberi kesempatan.
"Jadi jangan diimpor semua, harus hati-hati dalam menyikapi ini, dan akan sangat baik bila diberikan kesempatan pada industri otomotif dalam negeri," pungkas Hendri Satrio.
Artikel Terkait
Syekh Ahmad Al Misry Terungkap: Modus Beasiswa, Pelecehan di Tempat Ibadah, dan Penyalahgunaan Ayat
Mata Andrie Yunus Terancam Buta: Benarkah Hanya Dendam Pribadi Seperti Klaim TNI?
Video Viral Zahra Seafood 6 Menit 40 Detik: Fakta Mengejutkan & Bahaya Link Palsu yang Mengintai
Helikopter PK-CFX Jatuh di Sekadau: Serpihan Ekor Ditemukan, 8 Orang Masih Dicari!