“Yang sangat saya apresiasi yang mendaftar ini sudah sampai 115 juta, yang terverifikasi 84 juta, yang diterima 12,8 juta, besar sekali,” ungkap Presiden dalam acara tersebut.
Menurut Presiden, Program tersebut telah meningkatkan produktivitas, skill dan pengalaman kerja peserta melalui pelatihan-pelatihan yang diberikan. Tentunya hal itu tidak lepas dari penggunaan platform digital keuangan yang kian maju.
“Yang saya senang, tidak ada anggaran yang lewat ke kementerian, ke provinsi kabupaten. Tapi ini langsung dari Menteri Keuangan transfer langsung ke peserta,” ungkap Jokowi.
Sumber: suara.com
Artikel Terkait
Investasi Strategis PT Metro Timur Indonusa: Mengapa Startup Gagal Meski Produknya Bagus?
Dana Rp28 Triliun Soros Bocor ke Indonesia: Target Rahasia dan Kontroversi Intervensi Asing
SP-3 untuk Rismon: Perlindungan Hukum atau Imunitas untuk Kasus Ijazah Palsu?
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Siswa Dipotong, Intimidasi Hingga Pencatutan Nama Menteri!