Operasi Epic Fury: 200 Pesawat & 30 Bom Dikerahkan Hanya untuk Satu Target Ini

- Senin, 02 Maret 2026 | 13:50 WIB
Operasi Epic Fury: 200 Pesawat & 30 Bom Dikerahkan Hanya untuk Satu Target Ini

Operasi Militer Gabungan AS-Israel: 30 Bom dan 200 Pesawat Tempur untuk Target Ali Khamenei

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dilaporkan syahid setelah serangan udara besar-besaran. Operasi militer gabungan antara Amerika Serikat dan Israel ini diklaim membutuhkan 30 bom dan melibatkan sekitar 200 pesawat tempur untuk menetralisir satu target utama.

Skala dan Nama Kode Operasi Penyerangan

Pada 28 Februari 2026, langit Teheran menjadi saksi salah satu operasi udara paling kompleks di Timur Tengah. Operasi yang dijuluki "Operation Epic Fury" oleh AS dan "Roaring Lion" oleh Israel ini dirancang sebagai decapitation strike atau serangan pemenggalan kepemimpinan. Tujuannya: melumpuhkan sistem komando dengan menghilangkan figur sentralnya.

Strategi dan Teknologi Serangan Udara

Operasi ini mengandalkan keunggulan teknologi dan strategi penindasan pertahanan udara (SEAD - Suppression of Enemy Air Defenses). Gelombang serangan pertama ditujukan untuk membebani dan menipu sistem radar serta misil anti-udara Iran, menciptakan koridor aman bagi pesawat penyerang utama.

Armada yang dikerahkan mencakup pesawat siluman generasi terbaru seperti F-35, pesawat tempur F-15 dan F-16, serta dukungan drone pengintai dan penyerang MQ-9A Reaper. Dukungan logistik juga datang dari pangkalan AS di Timur Tengah dan bahkan Inggris.

Halaman:

Komentar