Bunga juga mengingat detail percakapan antara AKBP Didik dan istrinya. "DPK sempat berkata ke istrinya, 'Mah, saya tidak ingin melakukan dosa besar apabila kamu tidak ada di sini.' Tapi istrinya tetap memaksa," kenangnya.
Menurut Bunga, Miranti kemudian menjawab, “Gak apa-apa, Ai. Aku bisa lihat kamu dari depan pintu. Kalau mau sama aku, kamu bisa ke ruang tamu. Dan kalau mau sama dia, bisa di kasur.”
Ancaman Pengaruh dan Aparat
Lebih lanjut, Bunga mengklaim mendapat intimidasi dan ancaman. "Istrinya mengancam: 'Kamu mau ke mana saja saya bisa bayar polisi. Untuk menjebak kamu. Untuk menangkap kamu. Kan kamu sudah pakai ineks. Ke manapun kamu sekarang, saya bisa laporkan kamu sebagai pemakai,'" tuturnya menirukan.
Masih Klaim Sepihak
Hingga saat ini, seluruh pernyataan Bunga tersebut masih merupakan klaim sepihak. Belum ada tanggapan atau klarifikasi resmi dari pihak AKBP Didik Putra Kuncoro maupun penasihat hukumnya terkait berbagai tudingan berat ini.
Publik masih menunggu perkembangan lebih lanjut dan penyelidikan hukum atas pengakuan yang menghebohkan ini.
Artikel Terkait
Remaja Tewas Tertembak Polisi di Makassar: Ada Lebam di Pipi, Polisi Jadi Tersangka!
Viral! Oknum TNI Aniaya Driver Online di Serpong, Senjata yang Ditodongkan Bikin Melongo
Remaja Tewas Tertembak Polisi di Makassar: Senjata Tidak Sengaja Terletus atau Kelalaian Fatal?
Video Viral Penggerebekan Toko HP di Aceh Barat: Bos & Karyawan Digerebek Warga Saat Sahur!