Dukungan dan Pendampingan untuk Pemulihan Korban Bullying
Merespon kejadian ini, Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Kabupaten Labuhanbatu, Agun Noto, menyatakan kesiapannya untuk memberikan pendampingan psikologis kepada Fauzan.
"Kami berharap Fauzan bisa kembali normal dan bersemangat untuk bersekolah," kata Agun. Fauzan sempat merasa malu dan trauma akibat peristiwa bullying yang viral tersebut.
Simpati dan Bantuan Mengalir dari Berbagai Pihak
Kisah Fauzan berhasil menyentuh hati banyak orang. Simpati dan dukungan berdatangan dari berbagai pihak untuk menyemangati remaja 16 tahun tersebut. Di antaranya adalah Polres Labuhanbatu bersama pemerintah daerah, serta salah satu pusat perbelanjaan di Kota Rantauprapat yang memberikan bantuan dan pakaian baru kepada Fauzan.
Kisah ini menjadi pengingat pentingnya untuk tidak gegabah menilai seseorang dari penampilan luarnya, serta dampak buruk dari perilaku bullying di media sosial.
Artikel Terkait
Viral Perawat Joget di Ruang Operasi, Ini Sanksi Mengejutkan yang Diterima!
Waspada! Covid Cicada BA.3.2 Sudah di 23 Negara: Ini Gejala & Potensi Masuk Indonesia
Gempa M7,6 Guncang Bitung: Tsunami Hantam 9 Wilayah, Ini Data Lengkap & Dampak Mengerikannya
Eropa Tolak Bantu AS Perang Iran: Ini 3 Alasan Pahit yang Bikin Trump Marah Besar