Dalam penelusuran ini, Tifa berharap dapat menemukan dokumen-dokumen penting seperti ijazah asli, riwayat pendidikan, hingga tesis dan disertasi milik Rismon. Hal ini dinilai krusial untuk menjawab keraguan publik.
"Saya berharap di sana saya ketemu ijazah Rismon, riwayat pendidikannya, tesis S2 dan disertasinya. Saya berharap itu," harapnya.
Selain ke Jepang, rencana kunjungan juga akan dilakukan ke Universitas Mataram untuk menelusuri rekam jejak Rismon sebagai tenaga pengajar. Dokter Tifa berencana bertemu langsung dengan pimpinan universitas.
"Saya mau ketemu rektor, ketemu dekan Fakultas Informatika. Karena saya berharap di sana Rismon memang jadi pegawai, jadi dosen di sana," jelasnya.
Tak hanya itu, kunjungan juga akan dilanjutkan ke Universitas Brawijaya untuk memverifikasi informasi bahwa Rismon pernah menjadi staf pengajar di sana.
"Saya ingin ketemu ijazah asli Rismon karena dia adik kelas saya di UGM. Bukan untuk membuktikan gelarnya palsu, tidak," pungkas Dokter Tifa.
Artikel Terkait
Travel Pekanbaru-Padang Terjun ke Jurang Lembah Anai, Begini Kronologi dan Nasib 7 Penumpangnya
Oknum Polisi Terima Fee Rp 16 Miliar dari Proyek Bekasi, KPK Beberkan Modus Makelarnya!
Hasil Uji Forensik Ijazah Jokowi Terungkap: Ini Kata Labfor Polda Metro Jaya Soal Kertas, Embos, dan TTD
Syekh Ahmad Al Misry Terungkap: Modus Beasiswa, Pelecehan di Tempat Ibadah, dan Penyalahgunaan Ayat