Keselamatan Jadi Prioritas, Tapi Publik Kecewa
Green SM menambahkan bahwa keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam operasional mereka. Perusahaan berkomitmen untuk meningkatkan sistem pengawasan dan layanan guna mencegah insiden serupa di masa depan. "Kami akan terus memberikan perkembangan terbaru seiring dengan tersedianya informasi yang telah terverifikasi," lanjut pernyataan tersebut.
Meski demikian, publik menyoroti tidak adanya kata maaf yang disampaikan secara eksplisit dalam klarifikasi tersebut. Hal ini dinilai sebagai bentuk ketidakpedulian perusahaan terhadap dampak insiden yang terjadi.
Kontroversi Penutupan Kolom Komentar
Langkah Green SM menutup kolom komentar menuai kritik tajam dari warganet. Banyak yang menilai tindakan ini sebagai upaya menghindari kritik dan pertanyaan publik. Hingga Selasa (28/04/26) pukul 11.50 WIB, kolom komentar akun Instagram @id.greensm masih belum dibuka kembali tanpa disertai penjelasan resmi dari pihak perusahaan.
Insiden ini menjadi sorotan luas di media sosial, dengan banyak pengguna mempertanyakan transparansi dan akuntabilitas Green SM dalam menangani kecelakaan yang melibatkan armadanya. Publik pun menanti langkah selanjutnya dari perusahaan taksi tersebut, termasuk kemungkinan permintaan maaf resmi dan kompensasi bagi pihak yang terdampak.
Artikel Terkait
Suami Menunggu di Stasiun, Istri Tak Kunjung Pulang – Ternyata Jadi Korban Tewas Kecelakaan KRL vs Argo Bromo
4 DPO Ladang Ganja 20 Hektar di Empat Lawang Masih Buron, Polisi Sita 220 Kg Siap Edar!
Suhu Jabodetabek Tembus 36 Derajat! BMKG Beberkan 3 Biang Kerok Panas Ekstrem Ini
3 Korban Masih Hidup dan Bisa Berkomunikasi di Dalam Rangkaian Kereta Tabrakan Bekasi – Update Evakuasi Terbaru