Suhu Jabodetabek Tembus 36 Derajat! BMKG Beberkan 3 Biang Kerok Panas Ekstrem Ini

- Selasa, 28 April 2026 | 13:50 WIB
Suhu Jabodetabek Tembus 36 Derajat! BMKG Beberkan 3 Biang Kerok Panas Ekstrem Ini

Faktor Pemicu Cuaca Panas Ekstrem di Indonesia

BMKG mengungkapkan bahwa kondisi panas ini dipengaruhi oleh beberapa faktor utama. Pertama, posisi Matahari yang berada di sekitar garis khatulistiwa menyebabkan intensitas penyinaran Matahari di wilayah Indonesia berada pada titik maksimum. Kedua, minimnya tutupan awan memperparah kondisi suhu panas. Langit yang cenderung cerah membuat radiasi Matahari langsung mencapai permukaan Bumi tanpa hambatan.

Faktor lainnya adalah dominasi angin timuran yang berasal dari Australia. Angin ini bersifat kering dan menghambat pembentukan awan, khususnya di wilayah selatan ekuator, termasuk Jabodetabek. BMKG juga membantah kemungkinan Indonesia sudah menghadapi fenomena El Nino. Kondisi yang terjadi saat ini merupakan dinamika cuaca musiman yang normal.

Prediksi Cuaca dan Imbauan untuk Masyarakat

BMKG memprediksi cuaca panas dan terik masih akan berlangsung hingga awal Mei, terutama di wilayah Indonesia bagian selatan ekuator. Masyarakat diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan pada siang hari, menggunakan pelindung seperti topi atau payung, serta memperbanyak konsumsi air putih guna menghindari dampak buruk akibat paparan panas ekstrem.

Dengan memahami faktor pemicu cuaca panas ini, diharapkan masyarakat dapat lebih waspada dan mengambil langkah antisipasi yang tepat untuk menjaga kesehatan selama musim panas berlangsung.

Halaman:

Komentar

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini