"Kita masih perlu mencermati lebih detail lagi penyebabnya," sambungnya.
Lebih jauh, Faesol menyebut meski stabil, Buya Syafii belum boleh banyak beraktivitas. Ia masih harus istirahat lebih banyak.
"Tamunya sendiri sementara kami batasi karena pembesuk ini kan nanti akan memperberat aktivitas beliau. Karena banyak pembesuk otomatis nanti harus menerima, harus berkomunikasi padahal aktivitas beliau harus kita kurangi," pungkas Faesol.
Sumber: akurat.co
Artikel Terkait
Dana Rp28 Triliun Soros Bocor ke Indonesia: Target Rahasia dan Kontroversi Intervensi Asing
SP-3 untuk Rismon: Perlindungan Hukum atau Imunitas untuk Kasus Ijazah Palsu?
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Siswa Dipotong, Intimidasi Hingga Pencatutan Nama Menteri!
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Dipotong, Intimidasi, hingga Klaim Palsu Cucu Menteri!