Pada kesempatan tersebut, Plt. Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat, Dodit Ardian Pancapana turut mengapresiasi digelarnya sosialisasi IFNET 2030.
"Semoga IFNET 2030 menjadi bagian dari ikhtiar bersama para pihak untuk saling memperkuat dan saling mempercepat. Sehingga ke depan, upaya peningkatan tutupan lahan di Indonesia, maupun di Jawa Barat dapat tercapai," harap Dodit.
Melalui IFNET 2030, Indonesia berkomitmen untuk mencapai target penurunan emisi gas rumah kaca sektor kehutanan dan penggunaan lahan lainnya atau FoLU (Forestry and other Land Use), di mana tingkat serapan sama atau bahkan lebih tinggi dari tingkat emisi sektor FoLU terkait pada tahun 2030.
Gelaran sosialisasi IFNET 2030 tidak hanya berlangsung di Bogor. KLHK bersama FOReTIKA juga akan menggelar sosialisasi di Medan, Yogyakarta, Makassar, Manokwari, dan Banjarbaru.
Sosialisasi ini bertujuan untuk menyampaikan kebijakan, strategi, dan rencana untuk implementasi rencana aksi mitigasi yang mengacu pada target penurunan emisi gas rumah kaca sampai dengan tahun 2030. Sosialisasi ini juga bertujuan untuk mempercepat operasionalisasi Rencana Operasional Indonesia's FOLU Net Sink 2030 di tingkat tapak serta media sharing knowledge dengan para pihak terkait.
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Turis Australia Diperkosa Satpam di Bali: Kronologi Mengerikan di Balik Kamar Mandi Klub Malam
Presiden Prabowo Beri Perintah Rahasia ke Bahlil: Ini Strategi Darurat Minyak Imbas Perang Timur Tengah
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!