Baca Juga: Airlangga: Pemerintah Daerah Perlu Menjaga Momentum Pemulihan Ekonomi
"Negara lain juga sudah terjadi seperti di Pakistan dan bahkan kalau ini berlanjut ini akan berdampak luas termasuk di Indonesia karena banyak negara sudah mulai menutup produksi pangannya untuk ekspor. Nah kita harus berusaha agar krisis pangan energi akibat perang Ukraina dan Rusia ini dapat kita atasi juga sama seperti kita menangani pandemi," terangnya.
Mendagri menegaskan pula, KADIN merupakan organisasi pengusaha yang menjadi mitra pemerintah dan diakui undang-undang. KADIN memiliki peran yang sangat penting dalam perekonomian negara, yang sebagian besar produk domestik berasal dari swasta. Oleh karena itu, ketika negara ingin melompat perekonomiannya, maka swasta harus diperkuat.
"Tunjukkan dengan kinerja agar publik melihat bahwa KADIN itu bukan hanya sekadar nama, tapi KADIN memberikan manfaat untuk rakyat dan untuk bangsa," tandas Mendagri.
Sumber: jakarta.suara.com
Artikel Terkait
Anies Baswedan Buka Suara Soal Gugatan MK: Akhir Dinasti Politik di Indonesia?
SBY Buka Suara: Mampukah Trump & Khamenei Cegah Perang AS-Iran di 2026?
Fara UIN Suska Riau & Drama Selingkuh: Fakta Mengejutkan di Balik Kasus Kekerasan yang Viral
Video Viral Mahasiswi UIN Suska & Pelaku Bacokan Pekanbaru: Ternyata Sudah Dekat Sejak Lama!