Salah satu jebolan program "Pejuang Ekonomi" Diah Avianti atau Diah Cookies, mempraktekkan kiat Mensos. Dia menaikkan harga kue kering dagangannya dari Rp10.000/kotak menjadi Rp100.000/kotak.
Dengan harga lebih tinggi, tentu saja omset dan laba yang dikantongi, menjadi lebih besar. Pada gilirannya akan meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha. Itulah yang membuat Diah Cookies, misalnya, kini sudah membukukan omset miliaran rupiah.
Untuk mewujudkan harapan para penerima bantuan, Mensos berjanji akan memberikan bantuan, baik berupa peralatan, pelatihan maupun bantuan usaha. "Nanti ada petugas yang akan membantu bapak ibu,” katanya.
Mensos menugaskan para pendamping PKH untuk memastikan para KPM dapat tergraduasi melalui program ini. Pendamping diinstruksikan menyusun daftar KPM PKH yang sudah memiliki rintisan usaha untuk diberikan bantuan.
Bekerja sama dengan Bank Indonesia dan Pemkab Malang, Kemensos menetapkan Malang Raya sebagai pilot project dalam mempercepat penanganan kemiskinan.
Sumber: jpnn.com
Artikel Terkait
17 Hari Tanpa Makan: Eksperimen Puasa Air Ekstrem & Perubahan Tubuh yang Mengejutkan!
DPR Bongkar Masalah Serius di Balik Program Makan Gratis: Dapur MBG Ternyata Belum Halal!
Purbaya Ngamuk ke BPJS: Penonaktifan Massal Peserta BPJS Dinilai Konyol dan Rugikan Negara, Ini Dampaknya!
Video Viral Winda Can: Fakta Mengejutkan & Bahaya Link Jebakan yang Harus Diwaspadai