Salah satu jebolan program "Pejuang Ekonomi" Diah Avianti atau Diah Cookies, mempraktekkan kiat Mensos. Dia menaikkan harga kue kering dagangannya dari Rp10.000/kotak menjadi Rp100.000/kotak.
Dengan harga lebih tinggi, tentu saja omset dan laba yang dikantongi, menjadi lebih besar. Pada gilirannya akan meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha. Itulah yang membuat Diah Cookies, misalnya, kini sudah membukukan omset miliaran rupiah.
Untuk mewujudkan harapan para penerima bantuan, Mensos berjanji akan memberikan bantuan, baik berupa peralatan, pelatihan maupun bantuan usaha. "Nanti ada petugas yang akan membantu bapak ibu,” katanya.
Mensos menugaskan para pendamping PKH untuk memastikan para KPM dapat tergraduasi melalui program ini. Pendamping diinstruksikan menyusun daftar KPM PKH yang sudah memiliki rintisan usaha untuk diberikan bantuan.
Bekerja sama dengan Bank Indonesia dan Pemkab Malang, Kemensos menetapkan Malang Raya sebagai pilot project dalam mempercepat penanganan kemiskinan.
Sumber: jpnn.com
Artikel Terkait
Pertumbuhan 5,61% Justru Memiskinkan? Ekonom Ungkap Fakta Pahit di Balik Data Ekonomi Indonesia
Demo DJP Sumut: Buruh Bongkar Skandal Perusahaan Fiktif & Dugaan Intimidasi Whistleblower Berani Tolak Suap Rp25 M
Brigpol Arya Gugur Ditembak Saat Cegah Curanmor! Rekaman CCTV Ungkap Detik-Detik Mencekam
Jakmania Wajib Baca! Alumni MBFA Bongkar Fakta di Balik Nasib Persija yang Kian Terpinggirkan