"Saya mengapresiasi kunjungan Bapak Presiden Jokowi ke Ukraina bertemu dengan Presiden Volodymyr Zelensky di Kyiv dan bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow setelah pertemuan KTT G7 di Jerman. Ini adalah sebuah langkah yang berani dan tepat dari Bapak Presiden, yang Insya Allah, dapat mendorong perdamaian lebih cepat bagi kedua negara yang sedang berkonflik ini," katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta (27/6/2022).
Fadel Muhammad mengatakan bahwa ruang dialog yang nantinya dibawakan oleh Jokowi kepada para pemimpin negara Ukraina dan Rusia ini diharapkan dapat diterima oleh kedua belah pihak.
"Seperti yang Bapak Presiden sampaikan bahwa misi beliau adalah mengajak pemimpin negara Ukraina dan Rusia ini untuk buka ruang dialog perdamaian, mari membangun perdamaian. Karena pada dasarnya apapun bentuk perang itu, harus berhenti. Kita tidak akan bisa bersatu, menyelesaikan masalah yang lebih krusial bersama, kalau masih berpikir tentang perang. Saya berharap, ruang dialog perdamaian yang dibawakan Bapak Presiden mau diterima dengan baik dan dilaksanakan oleh Ukraina dan Rusia," ujarnya.
Artikel Terkait
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!
Misteri Bau Busuk di Masjid Pangandaran Terungkap: Pemuda Tewas Tersengat Listrik Saat Mabuk?
Panglima TNI Copot Kabais? Ternyata Ini Kaitannya dengan Kasus Penyiksaan Aktivis Kontras