Rahmad mengakui bahwa di beberapa negara ganja sudah dilegalkan untuk kebutuhan medis. Namun, hal itu bukan serta merta membuat Indonesia mengikutinya.
"Saya khawatir kalau wacana itu membesar kemudian mengikuti tren negara lain, ya ancaman di depan mata kita," ujar Politikus PDIP itu.
Meski begitu, Rahmad tidak mempermasalahkan apabila ganja diteliti untuk kepentingan medis. Namun, dia meminta agar pengawasannya dipikirkan secara matang.
"Kalau dari sisi medis saya kira itu ranahnya dunia kedokteran silahkan melakukan suatu kajian, diskusi, dan itu sah-sah saja. Tetapi sekali lagi harus dalam fungsi kontrol yang sangat ketat karena mudaratnya jauh lebih tinggi dibandingkan asas manfaatnya," tukasnya.[]
Sumber: akurat.co
Artikel Terkait
Wali Kota Bekasi Nyaris Kena Golok Saat Tertibkan PKL: Ini Kronologi Lengkap dan Responsnya!
PAN Usung Prabowo-Zulhas Dua Periode: Akankah Koalisi Gemuk Prabowo Pecah?
Masa Lalu Kelam Denada Tambunan Terungkap: Gonta-Ganti Pacar, Gaya Hidup Malam, dan Misteri Anak Ketiga
Video Gilcans Ambon Viral 54 Detik: Fakta Mencengangkan di Balik Sprei Hijau yang Hebohkan Medsos