Advokat itu menyebutkan bahwa margin of error survei adalah 2,8 persen. "Jadi, 2,8 persen ke atas dan 2,8 persen ke bawah. Perbedaan itu masih bisa ditoleransi," tuturnya.
Hal tersebut juga dipengaruhi oleh jumlah responden yang tak memilih. "Jumlah yang tak memilih sampai 14 persen, jadi ini belum diketahui siapa yang bakal benar-benar menang dalam Pilpres 2024," paparnya.
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Demo DJP Sumut: Buruh Bongkar Skandal Perusahaan Fiktif & Dugaan Intimidasi Whistleblower Berani Tolak Suap Rp25 M
Brigpol Arya Gugur Ditembak Saat Cegah Curanmor! Rekaman CCTV Ungkap Detik-Detik Mencekam
Jakmania Wajib Baca! Alumni MBFA Bongkar Fakta di Balik Nasib Persija yang Kian Terpinggirkan
Viral! Akun X Jepang Salah Sangka, Rumah Jokowi Dikira Rumah Angker Buat Uji Nyali