Direktur Bina Keluarga Balita dan Anak BKKBN Irma Ardiana memaparkan bahwa pihaknya menggelar program tersebut dengan tujuan mempercepat penurunan stunting yang dimulai dari 1000 hari pertama kehidupan anak.
"1000 hari pertama itu dihitung mulai dari pertemuan sel telur hingga lahir. Ada 280 hari atau 40 Minggu dalam kandungan dan 720 hari," kata Irma dalam keterangan tertulisnya yang diterima Polhukam.id, Jumat (1/7/22).
Sementara itu, Kepala BKKBN Hasto Wardoyo memaparkan bahwa pada 1000 hari pertama kehidupan, perkembangan otak anak berada pada masa yang sangat pesat. Pada saat itu pula, kata Hasto, anak menentukan banyak hal bagi kehidupannya di masa depan.
"Sebelum 1000 HPK, kondisi otak masih terbuka dan proses perkembangan terjadi. 24 bulan kemudian atau pas dua tahun, ubun-ubun depan dan belakang menutup," kata Hasto.
Selain itu, kata Hasto, dalam 1000 hari pertama masa kehidupan anak memiliki kemampuan dasar perkembangan. Seandainya terganggu, lanjut Hasto, anak memiliki risiko terkena stunting.
Artikel Terkait
Defisit APBN Maret 2026 Tembus Rp240 Triliun! Ini Penyebab Utama Kenaikan 130%
Ahmad Dhani Bongkar Bukti ABC Perselingkuhan Maia Estianty dengan Bos TV: Saya yang Ceraikan Dia!
Prajurit TNI AL Baru Dilantik Tewas di Kapal Perang, Keluarga Temukan Luka Lebam dan Darah di Selangkangan
Rupiah Anjlok ke Rp17.420! Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah, Apa yang Terjadi?