Pernyataan Surya Paloh itu dianggap justru bertolak belakang dengan tujuan pesta demokrasi lima tahunan itu sendiri.
Menurut cendekiawan Jimly Asshiddiqie, pemilihan umum diadakan untuk menyalurkan aspirasi yang berbeda-beda dari masyarakat. Tujuannya, kata dia, adalah untuk mencegah dan mengatasi perpecahan.
Jimly yang juga mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini lantas balik menyindir Surya Paloh.
"Kalau pemilu jadi sumber perpecahan, bisa juga Nasdem tidak usah ikut Pemilu saja. Insyaallah tidak akan ada perpecahan," kata Jimly dikutip dari akun Twitternya, Sabtu (2/7).
Artikel Terkait
Noe Letto Jadi Tenaga Ahli DPN: Benarkah Pemerintah Pengkhianat Pancasila?
Dokter Tifa Bongkar Diskriminasi Polda Metro Jaya: Mengapa Hanya 3 dari 8 Tersangka Kasus Ijazah Jokowi yang Diperiksa?
Gibran Main Tangan di Wamena: Curang atau Cuma Bercanda? Ini Reaksi Netizen yang Bikin Heboh
Bangkai Pesawat ATR 42 Hancur di Gunung Bulusaraung: 10 Korban Dievakuasi dari Medan Karst Ekstrem