Menurut Teuku Rezasyah, Putin diketahui menggunakan diksi dalam ‘suasana bisnis’ dan ‘informatif’ usai bertemu Jokowi yang hadir membawa misi mendamaikan Rusia dan Ukraina. Hal tersebut bisa diartikan sebagai bentuk kesepahaman.
Teuku Rezasyah mengungkapkan hal itu memiliki arti bahawa Putin dan Jokowi sudah saling berbagi ide hingga menyepakati banyak hal.
"Namun, masih menyimpan beberapa hal yang perlu ditindaklanjuti," kata Teuku Rezasyah melalui layanan pesan, Sabtu (2/7/2022).
Selain itu, Teuku Rezasyah menilai terkait hal-hal yang belum disepakati oleh Putin dan Jokowi tidak mungkin dibuka dalam pidato bersama oleh dua kepala negara tersebut.
"Adapun apa yang belum disepakati, tak perlu dibuka ke publik, tetapi sudah menjadi catatan penting kedua negara," jelas Teuku Rezasyah.
Sementara itu, kata Teuku Rezasyah, soal diksi ‘dalam suasana bisnis’, dapat diartikan bahwa pembicaraan Putin dengan Jokowi sudah masuk menuju inti masalah.
Menurutnya, hal tersebut merupakan tanda dari kedua kepala negara sudah sangat fokus pada inti masalah dan berusaha keras agar ada hasil yang dapat diraih, terukur, dan membawa manfaat bagi kedua pihak.
Artikel Terkait
Bareskrim Gerebek Markas Judol Internasional: 320 WNA Diringkus, Bos Masih Buron!
Wakil Ketua DPR Kritik Keras TNI Bubarkan Nobar Film Pesta Babi: Ini Pembungkaman Kebebasan Berekspresi!
Harga BBM Pertamina 11 Mei 2026: Daftar Terbaru Pertalite, Pertamax, Solar - Ada yang Naik Gila-gilaan!
Pertumbuhan 5,61% Justru Memiskinkan? Ekonom Ungkap Fakta Pahit di Balik Data Ekonomi Indonesia