"Hasilnya tak dapat dirasakan segera," kata Teuku Rezasyah.
Setidaknya, Indonesia sudah mencapai hasil yang melebihi target awal, yakni terbukanya ruang dialog Rusia dan Ukraina usai Presiden Jokowi mengunjungi dua negara itu.
"Ukraina dan Rusia sudah mendapat berbagai informasi terkini, yang bersumber dari semua dialog yang Indonesia lakukan dalam G7," ungkap Teuku Rezasyah.
Selain itu, Walau Indonesia tak dapat menekan Putin untuk menghentikan operasi militer dan mendamaikan Rusia dan Ukraina.
Teuku Rezasyah menyebutkan, Setidaknya Putin sudah punya pihak yang bisa dipercaya demi upaya perdamaian Rusia dan Ukraina setelah bertemu dengan Jokowi.
"Setidaknya, Putin memiliki Indonesia sebagai sekutu terpercaya, guna turut membantu menyelesaikan konflik Rusia-Ukraina," kata Teuku Rezasyah.
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Viral! Alas Seprei Bunga di Video KKN Lombok Timur 13 Menit, Ini Fakta yang Terungkap
BPJPH Buka Suara: Daging Babi & Alkohol Boleh Dijual, Asal Patuhi Aturan Ini!
Toyota New Veloz Hybrid EV Resmi di Surabaya: Harga Mulai Rp 303 Juta, Ini Spesifikasi dan Keunggulannya!
Noel Bongkar Modus Jebak Pejabat: Purbaya Tinggal Sejengkal Lagi Masuk KPK!