"Hasilnya tak dapat dirasakan segera," kata Teuku Rezasyah.
Setidaknya, Indonesia sudah mencapai hasil yang melebihi target awal, yakni terbukanya ruang dialog Rusia dan Ukraina usai Presiden Jokowi mengunjungi dua negara itu.
"Ukraina dan Rusia sudah mendapat berbagai informasi terkini, yang bersumber dari semua dialog yang Indonesia lakukan dalam G7," ungkap Teuku Rezasyah.
Selain itu, Walau Indonesia tak dapat menekan Putin untuk menghentikan operasi militer dan mendamaikan Rusia dan Ukraina.
Teuku Rezasyah menyebutkan, Setidaknya Putin sudah punya pihak yang bisa dipercaya demi upaya perdamaian Rusia dan Ukraina setelah bertemu dengan Jokowi.
"Setidaknya, Putin memiliki Indonesia sebagai sekutu terpercaya, guna turut membantu menyelesaikan konflik Rusia-Ukraina," kata Teuku Rezasyah.
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!
Misteri Bau Busuk di Masjid Pangandaran Terungkap: Pemuda Tewas Tersengat Listrik Saat Mabuk?
Panglima TNI Copot Kabais? Ternyata Ini Kaitannya dengan Kasus Penyiksaan Aktivis Kontras