Dia menegaskan pihaknya tidak pernah berurusan dengan teroris.
“Dugaan dana untuk teroris itu maksudnya dana yang ke mana?” katanya dalam konferensi pers di kantor ACT, Jakarta Selatan, Senin (4/7/2022).
Ibnu melanjutkan, ACT selalu melibatkan otoritas setempat, bahkan ke tingkat menteri, setiap menyalurkan dana kemanusiaan. Oleh karena itu, dia menggarisbawahi seharusnya tidak ada dugaan pihaknya mendanai teroris.
Selain itu, Presiden ACT itu menegaskan lembaga filantropi yang dikelolanya merupakan lembaga kemanusiaan, sehingga pihaknya tidak pernah mempertanyakan latar belakang orang-orang yang mereka bantu.
Artikel Terkait
Viral Video Xysil: Fakta Mengejutkan dan Bahaya Tersembunyi di Balik Link yang Anda Buru
Sidang Etik Heboh! Eks Kasat Narkoba Diduga Terima Setoran Rp10 Juta per Minggu dari Bandar
Lisensi CySEC Siprus: Rahasia Ekspansi Broker Forex ke Seluruh Eropa 2024
Ramalan Akhir Zaman: Benarkah Yahudi & Muslim Akan Berperang Hingga Batu Bicara?