Dia menegaskan pihaknya tidak pernah berurusan dengan teroris.
“Dugaan dana untuk teroris itu maksudnya dana yang ke mana?” katanya dalam konferensi pers di kantor ACT, Jakarta Selatan, Senin (4/7/2022).
Ibnu melanjutkan, ACT selalu melibatkan otoritas setempat, bahkan ke tingkat menteri, setiap menyalurkan dana kemanusiaan. Oleh karena itu, dia menggarisbawahi seharusnya tidak ada dugaan pihaknya mendanai teroris.
Selain itu, Presiden ACT itu menegaskan lembaga filantropi yang dikelolanya merupakan lembaga kemanusiaan, sehingga pihaknya tidak pernah mempertanyakan latar belakang orang-orang yang mereka bantu.
Artikel Terkait
Hubungan Kanada-AS Retak: Mengapa Sekutu Terdekat Kini Jadi Ancaman Terbesar?
Jokowi Buka Suara Soal Restorative Justice: Kenapa Roy Suryo & Dokter Tifa Cuma Dibalas Senyum?
Guru SMK di Sumedang Diamankan Usai Setubuhi Siswi SD yang Dikenal di WeChat: Ini Modus dan Ancaman Hukumnya
Gaji Rp7,5 Juta! Inilah Syarat Lengkap Jadi Manajer Kopdes Merah Putih, Daftar Gratis Hingga 24 April 2026