Menurut Adib, PDIP sangat kehilangan sosok politikus seniornya tersebut. Meski demikian, posisi tersebut harus diisi kembali agar tidak ada kekosongan yang menyebabkan kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhambat.
"Kehilangan Tjahjo Kumolo sangat telak bagi PDIP. Sebab, figurnya bisa membawa irama PDIP baik di kabinet," ujar Adib kepada GenPI.co, Senin (4/7).
Adib menilai PDIP memiliki tugas besar untuk menemukan sosok yang tepat untuk menjadi pengganti Tjahjo Kumolo. "Penggantinya harus berrepresentasi seperti Tjahajo Kumolo dan semirip-mirip dia," tuturnya.
Artikel Terkait
Wakil Ketua DPR Kritik Keras TNI Bubarkan Nobar Film Pesta Babi: Ini Pembungkaman Kebebasan Berekspresi!
Harga BBM Pertamina 11 Mei 2026: Daftar Terbaru Pertalite, Pertamax, Solar - Ada yang Naik Gila-gilaan!
Pertumbuhan 5,61% Justru Memiskinkan? Ekonom Ungkap Fakta Pahit di Balik Data Ekonomi Indonesia
Demo DJP Sumut: Buruh Bongkar Skandal Perusahaan Fiktif & Dugaan Intimidasi Whistleblower Berani Tolak Suap Rp25 M