Menurut Adib, PDIP sangat kehilangan sosok politikus seniornya tersebut. Meski demikian, posisi tersebut harus diisi kembali agar tidak ada kekosongan yang menyebabkan kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhambat.
"Kehilangan Tjahjo Kumolo sangat telak bagi PDIP. Sebab, figurnya bisa membawa irama PDIP baik di kabinet," ujar Adib kepada GenPI.co, Senin (4/7).
Adib menilai PDIP memiliki tugas besar untuk menemukan sosok yang tepat untuk menjadi pengganti Tjahjo Kumolo. "Penggantinya harus berrepresentasi seperti Tjahajo Kumolo dan semirip-mirip dia," tuturnya.
Artikel Terkait
Purbaya Ngamuk ke BPJS: Penonaktifan Massal Peserta BPJS Dinilai Konyol dan Rugikan Negara, Ini Dampaknya!
Video Viral Winda Can: Fakta Mengejutkan & Bahaya Link Jebakan yang Harus Diwaspadai
Pertemuan Rahasia di Solo: Pengamat Bongkar Alasan Sebenarnya Wasekjen Demokrat Temui Jokowi
Rieke Diah Pitaloka Bongkar Data BPJS: Benarkah Separuh Rakyat Indonesia Miskin?