Hal tersebut ia ungkapkan dalam diskusi online “Jokowi Pembawa Misi Perdamaian” yang digelar DPP PSI, Selasa (5/7/2022) malam.
"Presiden Jokowi bukan David Copperfield, bukan tukang sulap. Hari ini datang, besok berubah," ujar Connie dalam siaran pers yang diterima Polhukam.id, Selasa (5/7/2022).
Dia menambahkan, dirinya telah berkali-kali menyatakan bahwa pemerintah Ukraina menjadikan negaranya sebagai mandala atau arena perang buat musuh-musuh Rusia yang jumlahnya banyak. Kompleksitas persoalan itu yang membuat perdamaian akan sulit terwujud.
"Namun, sulit bukan berarti mustahil. Jalur diplomasi harus dibuka, prosesnya bisa lama dan panjang. Kasus Bosnia saja membutuhkan 2-3 tahun sampai selesai," lanjut Connie.
Artikel Terkait
Ijazah Jokowi Akhirnya Terbuka: Apa yang Ditemukan KPU dan Mengapa Bonatua Masih Penasaran?
Isi Surat Rahasia Ammar Zoni ke Prabowo: Grasi atau Rehabilitasi?
Hyundai Targetkan Jual 2000+ Unit di IIMS 2026, Ini Model Andalan untuk Mudik Lebaran
Target Gila Hyundai di IIMS 2026: Serbu 2000+ Unit dengan Strategi Ramadan & Mobil Mudik Terlengkap!