Ibnu mengaku pihaknya belum mengetahui secara terperinci soal pemblokiran rekening tersebut. "Kami belum cek ke tim keuangan soal rekening mana saja dan berapa banyak yang diblokir," kata Ibnu di kantor ACT, Rabu (6/7/2022).
Dia menyebut meski ada rekening yang diblokir, niat ACT menyalurkan bantuan dan menjalankan program tetap tak berubah. Menurutnya, amanah masyarakat mesti dipenuhi.
"Ada sebagian yang donasinya cash. Kami akan fokus pada apa yang bisa dicairkan," tegasnya.
Dia juga menambahkan donasi yang masih bisa dicairkan akan sesegera mungkin disalurkan.
Artikel Terkait
Turis Australia Diperkosa Satpam di Bali: Kronologi Mengerikan di Balik Kamar Mandi Klub Malam
Presiden Prabowo Beri Perintah Rahasia ke Bahlil: Ini Strategi Darurat Minyak Imbas Perang Timur Tengah
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!