Pengurusan NIB saat ini dapat mudah dilakukan hanya dengan menggunakan ponsel, yaitu melalui aplikasi OSS Indonesia yang telah tersedia di Google Playstore dan Appstore, serta tanpa datang langsung ke kantor instansi yang berwenang. Salah satu pelaku UMK perseorangan yang mengikuti kegiatan ini yaitu Ari Priyono, seorang pengusaha pengrajin ukiran kayu asal Sukoharjo yang merupakan binaan DPMPTSP Kabupaten Sukoharjo, menyatakan kemudahan yang diterima dalam kegiatan sosialisasi dan pemberian NIB ini.
"Kegiatan hari ini sangat membantu dan bermanfaat bagi teman-teman disabilitas yang memiliki usaha. Karena mereka jadi tahu dan dibantu langsung untuk memiliki NIB. Semoga ke depan semua teman-teman disabilitas yang memiliki usaha bisa memiliki NIB dan produk mereka bisa naik kelas," ungkap Ari. Harapan dari peserta lain yang hadir juga agar makin banyak acara serupa sehingga seluruh pelaku UMK Perseorangan di berbagai daerah dapat segera memiliki NIB.
Sebanyak 550 UMK hadir langsung pada kegiatan tersebut setelah berhasil mengurus NIB melalui aplikasi OSS Indonesia dengan pendampingan langsung oleh Kementerian Investasi/BKPM. Pelaku UMK tersebut merupakan mitra binaan Bank Rakyat Indonesia (BRI), HM Sampoerna, Gojek, Grab, Tokopedia, dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Surakarta dan sekitarnya.
Berdasarkan data Kementerian Investasi/BKPM, sejak sistem OSS Berbasis Risiko resmi diluncurkan pada tanggal 9 Agustus 2021 lalu hingga 2 Juli 2022, sebanyak 1.457.328 NIB telah diterbitkan dan UMK mendominasi sebesar 98 persen dari jumlah NIB tersebut. Provinsi Jawa Tengah pada periode yang sama menempati peringkat ketiga dari seluruh provinsi di Indonesia dengan terbitnya 171.928 NIB atau setara dengan 11,8 persen dari total NIB. Khusus untuk wilayah Jawa Tengah, Kabupaten Wonogiri menyumbang data penerbitan NIB terbesar yaitu sebanyak 20.478 NIB.
Sumber: m.jpnn.com
Artikel Terkait
Bareskrim Gerebek Markas Judol Internasional: 320 WNA Diringkus, Bos Masih Buron!
Wakil Ketua DPR Kritik Keras TNI Bubarkan Nobar Film Pesta Babi: Ini Pembungkaman Kebebasan Berekspresi!
Harga BBM Pertamina 11 Mei 2026: Daftar Terbaru Pertalite, Pertamax, Solar - Ada yang Naik Gila-gilaan!
Pertumbuhan 5,61% Justru Memiskinkan? Ekonom Ungkap Fakta Pahit di Balik Data Ekonomi Indonesia