"Saya mengimbau kepada Pemerintah untuk berhati-hati dan mewaspadai dampak negatif dari melemahnya nilai tukar mata uang kita akibat fenomena global yang terjadi saat ini," katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (7/7/2022).
Fadel Muhammad mengatakan, Pemerintah beserta stakeholder terkait harus mengetahui potensi dampak-dampak negatif dari pelemahan rupiah beserta solusi jangka pendek, menengah, dan panjang guna memitigasi hal tersebut.
"Saya juga ingin mengimbau kepada Pemerintah dan Bank Indonesia sebagai otoritas moneter yang bertugas memelihara kestabilan nilai tukar rupiah untuk memetakan dan mengetahui potensi dampak negatif dari pelemahan ini, seperti kenaikkan biaya bahan baku impor dan cost of borrowing perusahaan dengan dolar," ujarnya.
Artikel Terkait
Roy Suryo Cs Gugat KUHP & UU ITE ke MK: Dituduh Pencemaran Nama Baik Gara-Gara Teliti Ijazah Jokowi
Ijazah Jokowi Akhirnya Terbuka: Apa yang Ditemukan KPU dan Mengapa Bonatua Masih Penasaran?
Isi Surat Rahasia Ammar Zoni ke Prabowo: Grasi atau Rehabilitasi?
Hyundai Targetkan Jual 2000+ Unit di IIMS 2026, Ini Model Andalan untuk Mudik Lebaran