Djarot mengenal dua kandidat Pj Gubernur DKI Jakarta, yakni Sekda DKI Marullah Matali dan Deputi IV Kantor Staf Presiden Juri Ardiantoro. "Kalau DKI, kan, kami kenal semua," kata dia.
Djarot mengatakan bahwa Heru sangat berpengalaman menangani DKI Jakarta. Sebelum menjadi Kepala Sekretariat Presiden, Heru pernah menjabat Kepala Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah DKI Jakarta.
"Dia pernah memimpin wilayah, Wali Kota Jakarta Utara, termasuk revitalisasi Waduk Pluit, dia wali kota waktu itu. Dia orangnya pekerja keras, tidak kenal lelah. Track record pengalamannya, dia orang yang kreatif. Tetapi tetap harus diawasi, dievaluasi, kan, ada satu tahun masa jabatan. Saya pikir oke," kata Djarot.
Sumber: m.jpnn.com
Artikel Terkait
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!
Misteri Bau Busuk di Masjid Pangandaran Terungkap: Pemuda Tewas Tersengat Listrik Saat Mabuk?
Panglima TNI Copot Kabais? Ternyata Ini Kaitannya dengan Kasus Penyiksaan Aktivis Kontras