Ia menyebutkan bahwa selama ini Indonesia adalah salah satu negara yang konsen dengan pembelaan terhadap Palestina. Oleh karena itu, melalui Ustadz Somad, Singapura disinyalir menyudutkan Indonesia karena mendukung Palestina.
"Bisa jadi ini ingin menyudutkan Indonesia dengan cara melalui kasus UAS itu. Indonesia itukan pembela Palestina, dan Singapura mencari tokoh yang cocok sebagai pendukung stremiske dan terorisme," katanya saat dihubungi Populis.id pada Kamis (19/05/2022).
Ia menceritakan bahwa MUI sempat mengadakan berbagai agenda untuk menggalang dukungan kepada Palestina. Menurutnya, ketika itu memang sangat terasa upaya untuk menggembosi gerakan pembelaan tersebut. Maka bukan tidak mungkin sekarang Singapura sedang berbuat demikian.
"Saya saja yang di MUI merasakan ada upaya melemahkan pembelaan, dan pasti ada yang membiayai. Maka pasti mereka juga berusaha mendorong Indonesia mebangung harmonisasi dengan Israel, maka saya senang ketika melihat Menlu terus menolak harmonisasi," terangnya.
Artikel Terkait
Turis Australia Diperkosa Satpam di Bali: Kronologi Mengerikan di Balik Kamar Mandi Klub Malam
Presiden Prabowo Beri Perintah Rahasia ke Bahlil: Ini Strategi Darurat Minyak Imbas Perang Timur Tengah
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!