Eko menganggap seharusnya pemerintah Singapura tidak perlu memberikan penjelasan terkait “pengusiran” Abdul Somad.
“Singapura tidak punya kewajiban untuk menerangkan alasan seorang warga negara asing masuk ke neagranya, sama sekali tidak punya kewajiban,” ujar Eko di Cokro TV, dikutip Jumat (20/5/22).
Menurut loyalis Ganjar Pranowo itu, Singapura sampai harus memberikan pernyataan atau ketrangan terkait masalah Abdul Somad karena respons sejumlah pihak bahkan politisi yang ikut bersuara.
Eko menganggap bahwa respons itu berlebihan seakan-akan dunia harus tahu masalah tersebut sehingga simpatisan Abdul Somad terusn mempermasalahkan.
“Syangnya pada saat Somad ditolak masuk ke Singapura dunia heboh seolah-olah ini Somad posisinya mewakili suatu kelompok masyarakat besar, dan kemudian gara-gara dia di tolak untuk wisata kemudian para pengikutnya hebohnya luar biasa,” lanjutnya.
Sumber: akurat.co
Artikel Terkait
Hyundai Targetkan Jual 2000+ Unit di IIMS 2026, Ini Model Andalan untuk Mudik Lebaran
Target Gila Hyundai di IIMS 2026: Serbu 2000+ Unit dengan Strategi Ramadan & Mobil Mudik Terlengkap!
Hyundai Targetkan 2000+ Unit di IIMS 2026, Ini Deretan Mobil Andalan untuk Mudik Lebaran!
Hyundai Targetkan Jual 2000+ Unit di IIMS 2026, Ini 6 Model Andalan untuk Mudik Lebaran