Atas hal itu, ia meyakini tuduhan intoleransi yang kerap dialamatkan kepada Anies merupakan fitnah.
“Soal tuduhan intoleransi itu fitnah,” ucap Walid.
Bahkan ia menjelaskan, Anies yang berasal dari keluarga religius di Jogja sedangkan di Amerika Serikat tinggal bersama keluarga religius Katolik Roma, selama mengikuti program AFS ini, Anies belajar banyak tentang toleransi dan perbedaan keyakinan.
“Sehingga Pak Anies itu sangat bisa menyesuaikan lingkungan itu karena perbedaan keyakinan. Jadi kalau ada yang dibilang Pak Anies itu intoleran, nggak mungkin. Karena sudah terbukti Pak Anies waktu di Amerika Serikat itu sudah bisa menyesuaikan apa itu artinya toleransi,” jelas Walid.
Sumber: populis
Artikel Terkait
Turis Australia Diperkosa Satpam di Bali: Kronologi Mengerikan di Balik Kamar Mandi Klub Malam
Presiden Prabowo Beri Perintah Rahasia ke Bahlil: Ini Strategi Darurat Minyak Imbas Perang Timur Tengah
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!